Langsung ke konten utama

Postingan

Titrasi Permanganometri

Permanganometri adalah penetapan kadar zat berdasarkan hasil oksidasi dengan KMnO4. Metode permanganometri didasarkan pada reaksi oksidasi ion permanganat. Oksidasi ini dapat berlangsung dalam suasana asam, netral dan alkalis. MnO4- + 8H+ + 5e → Mn 2+ + 4H2O Kalium permanganat dapat bertindak sebagai indikator, dan umumnya titrasi dilakukan dalam suasan asam karena karena akan lebih mudah mengamati titik akhir titrasinya. Namun ada beberapa senyawa yang lebih mudah dioksidasi dalam suasana netral atau alkalis contohnya hidrasin, sulfit, sulfida, sulfida dan tiosulfat . Reaksi dalam suasana netral yaitu MnO4 + 4H+ + 3e → MnO4 +2H2O Kenaikan konsentrasi ion hidrogen akan menggeser reaksi kekanan Reaksi dalam suasana alkalis : MnO4- + 3e → MnO42- MnO42- + 2H2 O + 2e → MnO2 + 4OH- MnO4- + 2H2 O + 3e → MnO2 +4OH- Reaksi ini lambat dalam larutan asam, tetapi sangat cepat dalam larutan netral. Karena alasan ini larutan kalium permanganat jarang dibuat dengan melarutkan jumah-jumlah yang ditim...

Lebaran Lebaran :)

Sebelumnya saya mau ngucapin, selamat Idul Fitri 1431H. Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin ya. Karna yang saya tau, saya makhluk aneh yang pastinya punya banyak salah sama sesama manusia. Mohon maaf se'ikhlas-ikhlasnya sama ortu, ading, keluarga, pacar, teman-teman, dan segala komponen kehidupan. Saya juga mohon maaf sama kucing di rumah yang kerap kali saya usir dari kamar. Tahun ini saya ngeraya'in idul fitri di desa kelahiran saya. Desa Baru , begitulah nama desanya. Di sini kalo mau nyari signal HP, mesti nongkrong di pantai. Inilah yang saya lakukan setiap malam, kali aja ada sms dari yang diharapkan. wkwk malam lebaran, nongkrong di rumah kakek (dari ayah), lanjut ke rumah tante, ke rumah keluarga lainnya yang saya kurang tau juga namanya tapi kenal mukanya, finish di tempat kakek (dari mamah). Asli bikin speechless, hampir semua keluarga bilang, " sy, makin cantik. eh tapi kenapa jadi kurusan? " Grr, tau kog kalo sebenernya saya jelek pendek. P...

30 Ramadhan 1431H

Beneran saya ga rela Bulan Ramadhan ini akan berakhir. Masih ingin rasanya saya menikmatinya... well, hari ini ramadhan terakhir. Sebuah harapan klasik agar bulan Ramadhan bisa diperpanjang kyk pas pinjem buku di perpus. Besok insya Allah udah lebaran dan semoga saya masih hidup. Tapi kali ini berbeda, saya lebaran di desa Baru. yang bikin surem, di sana kaga ada signal kecuali kalo berdiri deket pantai. Kaga ada temen sebaya yang akrab pula. Sebuah keinginan pun terkubur. Saya maunya lebaran di sini dan malam lebarannya bisa jalan-jalan. Katanya sih rame... ya saya ga pernah liat acaranya sih. ntar siang berangkat... tapi saya belum juga packing. Males eh. Baru beberapa hari di Muara Teweh. kayaknya setelah lebaran di sana, saya langsung balik kuliah ke Banjarbaru dengan prodi yang sampai sekarang belum bisa saya cintai (Astagfirullah.. >____

29 Ramadhan 1431H

subuh ini jam di HP ku menunjukkan pukul 3 wib. aku yang biasanya susah bangun, entah kenapa kali ini bisa bangun tanpa alarm padahal semalam ketiduran di depan laptop sambil ngerjain tugas farmasetik. ku dengar orang tua dan adikku yang sedang sahur di dapur. jadi iri.. dan aku mulai menatap kalender, hari ini tanggal 8 September 2010 yang artinya udah masuk Ramadhan ke-29. Sedih mendera... karena sedang berhalangan, saya ga bisa tahajjud, ga bisa ngaji, ga bisa puasa. aku kehilangan momen berharga ini, momen menikmati tahajjud untuk Allah di waktu mendekati akhir bulan Ramadhan. andai saja bisa bulan Ramadhan diperpanjang lagi. cengeng,, kata itulah yang tepat untuk menggambarkan raut muka ku ketika nulis blog ini. Maafkan aku ya Allah, yang tak henti menangisi hal sudah jadi ketentuan-Mu. pikiranku terlalu dangkal untuk memahami ketentuan-Mu (padahal Kau tau yang terbaik untuk ku), sedihku itu karna aku takut tak diijinkan bertemu dengan Ramadhan-Mu lagi, aku takut menjadi hamba ya...

Last Battle For 2nd Semester

Setelah ujiab 8 mata kuliah terlewati, hari senin (28/6/10) UAS di semester 2 ditutup dengan Kimia Fisika. Mata kuliah ini terkenal gak kenal ampun dalam ngasih soal. Ujian praktikumnya aja bikin saya gak bisa senyum.. Berakhirlah ujian Kimia Fisika di Aula Farmasi. Saya pun pergi ke gedung 3, tepatnya Aula Dekanat FMIPA UNLAM. Presentasi Hasil Praktikum PLLB masih 1 jam lagi, jadi duduklah saya di luar bareng temen se-prodi. Tiba-tiba ketemu segerombol senior. Mereka cerita kalo nilai Kimia Farmasi Analisis mereka pada jelek. “ Nilai praktikum dan mid nya aja rata-rata 20-40 ,” kata ka Nadia. Di papan pengumuman nilai mereka ditempelin. Nilai rata-ratanya adalah C, D dan E. saya jadi kepikiran mata kuliah Kimia Aanalisis, karena dosen pengampunya sama dengan Kimia Farmasi Analisis. Nekat nanya ke Bu Lely, dosen Kimia Analisis juga yang jadi koordinator Praktikum. Kata beliau nilainya pada jelek. Kalo gak lulus Kimia Analisis, ga boleh ngambil Kimia Farmasi Analisis I. semoga ni...

Potong Rambut (jadi sial)

Selasa sore (16 Jun ’10) saya pergi ke salon yang biasanya jadi tempat potong rambut selama masih SMA. Jadi sering potong rambut di situ karena tukang salonnya cewek beneran. Namun ternyata tuh salon udah raib entah kemana. Pergilah saya ke salon yang satunya lagi, ternyata tutup. Oh No !!! ya udah lah, muter-muter nyari, rata-rata isinya wadam. And finally,, nemu juga yang tukang potongnya cewek beneran. Kebetulan lagi sepi, senangnya hatiku jadi kalo buka kerudung kan gak apa-apa. Potong rambut dimulai. Rambutku yang udah 10 bulan gak dipotong mulai di semprot-semprot dan potong-potong gak jelas. Beberapa menit kemudian datanglah seorang cowok yang mau di- cream bath (maaf jika salah nulis karena sejak lagir gak pernah di-krimbat). Dalam hati udah nangis, “mohon ampuni aku, Ya Allah. Dia bukan muhrimku, gak boleh liat aku gak pake kerudung…” --> saya mendadak lebay. =__=” __entah kenapa otak saya bisa ngomong kayak gitu. Padahal saya bukan cewek baik-baik yang sholeh. Berkerudun...

sekilas kisah cinta di bundaran buah

Lalala~~~ Udah lama kaga nulis blog yang tlah usang nan berdebu ini. Minggu, 13 Jun '10 By the way, saya lagi di kampung halaman nih. Ceritanya lagi nikmatin pekan teduh, tapi bukan pekan teduh beneran sih. Soalnya laporan masih ribut aja. Ada yang minta saya segera balik ke banjarbaru, ada yang nanya-nanya cara ngitung tuh laporan, de el el. Pokoknya ribuuut. Well, pokoknya tadi malam ketiduran jam 3 subuh karena laporan, bangun pagi karena laporan, ketawa bingung baca SMS aneh, tapi hepi juga karena SMS-an sama my dear (wkwk, smoga orangnya gak baca. Malu~~~~). Well, sore harinya jalan bareng selingkuhan saya, Ida Yuserina. Dengan kerudung abu-abu dan motor serta helm pinjam sama mamah, saya pun bergegas menuju rumah Ida. “kemana kita?” Tanyaku. “ke cafĂ© tenda. Hmm,, tapi jalannya muter-muter dulu. Jangan langsung ke caften. Ckck, baru nyadar kerudung kita sama.” Jawab Miss Becek. Dan berangkatlah kami, saya sebagai driver. Sesuai permintaan penumpang, saya bawa jalan yang muter-...