Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label infofarmasi

Mengapa NaCl 3% & Nutrisi Parenteral merupakan High-Alert Medications?

Hello, rekan sejawat farmasis Indonesia~ Semoga selalu semangat untuk belajar ya! * mendoakan diri sendiri hahaha *. Di malam minggu yang tengah diguyur hujan ini, saya ingin berbagi ilmu terkait 2 jenis dari sekian banyak obat yang digolongkan sebagai High-alert medications (berdasarkan ISMP – Institute for Safe Medications Practice), yaitu NaCl 3 % dan Sediaan Nutrisi Parenteral (atau sering disebut TPN, padahal belum tentu sediaan tersebut benar-benar sebagai nutrisi parenteral ‘total’, karena bisa jadi hanya sebagai nutrisi parenteral ‘parsial’). Jadi, mengapa NaCl 3% & Sediaan Nutrisi Parenteral merupakan bagian dari High-Alert Medications? Let’s find the answer!  Infus NaCl 3%   NaCl 3% adalah 3 gram NaCl dalam 1 L WFI, yang artinya 1 L mengandung Natrium 513 mEq/L dan Klorida 513 mEq/L. NaCl 3% diberikan pada kondisi hiponatremia. Dikutip dari Applied Therapeutics 10th Ed – Koda Kimble , 1/3 dari defisit natrium diberikan pada 12 jam pertama dengan kec...

Sisi Lain Pseudoephedrine

Disclaimer: Tulisan ini tidak bermaksud mempromosikan obat merk tertentu. Merk obat yang disebutkan dalam tulisan ini hanyalah contoh merk obat dengan kandungan kombinasi Pseudoephedrine/Antihistamin yang beredar di Indonesia dan memang digunakan oleh pasien dalam cerita ini.   ***  Suatu malam yang dingin, saya sedang bertugas sebagai  apoteker penanggung jawab shift malam. Seperti biasa, saya berjaga di farmasi central lantai 2, bersama 2 orang asisten. Waktu menunjukkan hampir pukul 12 malam. Seorang asisten apoteker dari depo farmasi IGD lantai 1 menelepon. Asisten depo: Bu oci, di atas sibuk? Saya: Lumayan. Kenapa, wul? Asisten depo: Ada pasien pulang IGD. Obatnya Tremenza tablet aja sih bu, 3 kali sehari. Saya : Oke, siap meluncur. Asisten depo: Yakin, bu? Diserah sama aku aja gapapa kok, bu. Cuma Tremenza ini. Buat pilek kan, bu? Saya: Sesuai SOP, serah obat harus sama apoteker. Tunggu aja, aku gak akan lama. *** Sesampainy...