Langsung ke konten utama

Postingan

Akhir Mei

Hai bandung, selamat malam Kau terasa dingin malam ini. Musim hujan menambah dingin hawamu malam ini. Seperti biasa, jalananmu sedang basah ketika aku pulang kerja. Tasku yang sudah penuh dengan kertas-kertas konseling membuatku enggan membawa jaket, aku tak ingin talinya putus, dan aku tak ingin menambah beban pada pundakku. Saat dingin mulai terasa menembus tulangku yang ukurannya tidak seperti manusia normal, aku memeluk tas erat-erat. Lumayan, memberikan rasa hangat di sekitar dada. Setibanya di kamar, aku membersihkan diriku dan menunaikan kewajiban sebagai umat muslim. Seperti yang selalu ku lakukan di setiap malam, aku mulai mengerjakan tugas, dengan kertas berhamburan di kasur dan headset terpasang di telinga. Memikirkan penyelesaian masalah pasienku sering kali membuatku tenggelam dalam dunia ku sendiri, hingga lupa dan tersadar ketika tengah malam sudah lewat. Hari ini, 20 Mei 2014. Agak merasa sedih ketika melihat kalender. Sudah hampir akhir bulan, waktu kerj...

a letter for a friend

Lala sedang sibuk dengan bahan-bahan presentasinya. Kertas berhamburan di mana-mana, karena ia sibuk mencari pulpennya yang entah kemana. Lala memang merasa jengkel kalau sudah kehilangan pulpen, benda kesayangannya. Tiba-tiba terlintas begitu saja di otaknya, satu nama, nama seorang temannya saat masih kuliah S1. Fala, begitu temannya akrab disapa. Dan jika sudah mengingat nama itu, seribu tanya tanpa jawaban menyeruak dari otaknya. Bagaikan ekspresi anak kecil yang bertanya-tanya saat melihat kejadian baru, apa, mengapa, bagaimana, ini semua bisa terjadi. Lala membuka emainya dan mulai menulis. Di alamat penerima, ia menuliskan alamat email Fala. *** Hai temanku, apa kabar kamu. Baik-baik saja kan? Ya aku tau kabarmu baik-baik saja, karena aku masih bisa melihatmu. Aku ingin bercerita padamu, tetapi aku tidak bisa menjelaskannya secara langsung, itulah sebabnya ku tuliskan semuanya di sini. Masih sangat ku ingat, hari-hari di 3 atau 2 semester yang lalu. Ki...

My life isn't FTV

ah udah lama gak nulis blog, maklum orang sibuk :p sibuk ngebo nih, menikmati waktu libur yang tinggal 3 hari lagi. wahahaa ceritanya malam ini aku lagi sibuk belajar TSF nih, udah tanggal 9 januari soalnyaa. kemudian mulai ngantuk, yah nyoba OL di FB deh kali aja ada yg bisa bikin melek. "aaaah pacar lagi OL!" hati saya pun kegirangan. saya nunggu nunggu nunggu, berharap disapa. *tiba2 chat bunyi* *deg-degan sambil nebak2 siapa yang ngechat* * hopeless , ternyata bukan pacar* yang ngachat malah ... sebut saja dia si R, senior saya di kampus baru, yg semester kemarin bilang suka. kemudian ane buru2 off chat, lari! kabur! "yaelaah, yang ditunggu siapa, yang nyamperin siapa," saya bergumam dalam hati. berasa hidup di dunia FTV malam ini. Padahal masih di dunia nyata ini pemirsaaa~ aah sekian dulu, mau ngelanjutin belajar TSF lagi nih. daaaah~

Bye bye, Semester 7

Kamis sore, tiba-tiba ada praktikan yang sms, Praktikan: “ kaka, tunggu sampe habis magrib. Ada yang harus dikasih .” Me: “ apaan? Laporan? Taroh aja di loker C19. ” And then, saya sholat magribnya rada telat. Baru juga salam, belum sempat doa, ada yang manggil-manggil. Setelah dilihat, Praktikan: “ kaka, makasih sudah membantu kami dalam praktikum TS.Solida ka ” Me: “ ya ampun, ga usah repot-repot ” * malu Praktikan: “ trima aja ka, dari kami :) ” Me: * salting * “ kenapa gak besok aja, lagi gak ada asisten lain ini .” Praktikan: “gapapa kalau kaka mau bagi juga sama asisten lain. Yang penting ka ocy udah terima dari kami. Makasih buat selama ini ka..” Well, dari banyak praktikum, baru kali ini asisten dikasih kue. Padahal lagi gak ulang tahun. Haha. pas nyampe kosan, buru-buru ambil tab trus foto duluu sori backgroundnya kasur, bukan meja makan. anak kos~ Hari ini (Jumat), telah ku selesaikan 145 SKS perkuliahan selama 7 semester. insyaAllah, tadi a...

Welcome, January

waah, udah 2013 aja. Happy new year, all #feelretard Sudah lama saya tidak menulis di blog yang hampir terlupakan ini. posting kali ini akan bercerita tentang hari libur. duluuu, saya suka sekali hari minggu. selama 6 semester kuliah di farmasi, hari minggu pun ke kampus. Senang itu, karena cuma hari minggu ke kampus hanya untuk tugas. Cuma hari minggu bebas dari praktikum dan pretest. Hari minggu juga, si pacar selalu menemani. Hari minggu jadi hari yang selalu ditunggu. Salah satu kebahagiaan lain yang sangat ku syukuri adalah punya sahabat dekat seperti rida, karun, indah, anita. " kadang kita butuh teman yang lebih dari sekedar teman, aku menemukan itu kalau lagi bareng kalian " - Karun ya, aku juga merasa demikian. Aku sempat berpikir, sahabat adalah keluarga yang ditemukan di luar pohon genetika. Tapi, semua berubah sejak negara api menyerang! sejak semester 7, hari minggu bukan lagi hari  minggu yang dulu. Lebih menyenangkan mengerjakan tugas be...

Tulang Rusuk

"jika memang dirimulah tulang rusuk ku, kau akan kembali pada tubuh ini, ku akan tua dan mati dalam pelukmu,  untukmu~  seluruh nafas ini.." sebut saja namanya Nony (nama samaran), temanku sekelompok praktikum teknologi sediaan steril. terlihat rada lusuh hari ini. padahal biasanya, modis banget. selama duduk di sampingku, berulang kali Nony menyanyikan lagu itu, sambil menulis laporan steril. "tumben ka, rada berantakan rambutnya. rada galau juga. kenapa emang ka?" aku bertanya dengan muka polos *hoeck, polos?* "mulai LDRan sama abang, mulai jauh dari si tulang rusuk," jawab nony dg muka sendu. sebenarnya aku rada bingung pas nony bilang kalau si abang (pacarnya) adalah si tulang rusuknya. bukannya yang biasa disebut tulang rusuk adalah cewenya yah? tau ah gelap. *nony mulai menyanyikan lagu yang sama, yang ada tulang rusuknya tadi* "kaka mau makan di KFC? itu kan lagu yang sering banget diputar di KFC ka," again, aku ...

When My Brother is Taller than I

sebenarnya saya gak pendek sih, cuma adik saya yang entah kenapa tiba-tiba lebih tinggi. tapi tetep aja bukan saya yang gak normal, secaraa, saya adalah anak pertama. standar dari tinggi badan normal ya tetep anak pertama. kalau anak kedua tiba-tiba lebih tinggi, berarti anak kedua rada gak normal. ah, dimana harga diri saya sebagai anak pertama setelah melihat kenyataan ini?! *demo sama dosen pembimbing skripsi*  sekarang~ aiih, dunia emang kejam yah