Langsung ke konten utama

Kata-kata Menohok Sepanjang Dunia Perkuliahan

Di suatu malam.
(suasana Lab.Farmasi tiba-tiba suasana hening dan rada mistis)
Rosy: Kalau aku jadi hantu, kamu takut gak?
Temen: gak. Aku pasti ketawa dan bilang, “ihihi, lucunya… bajunya kepanjangan yah?”
Rosy: (sial! Padahal niat nakutin) -____-‘

Di suatu siang.
Temen: tanganmu kecil ya. Lucu.
Rosy: ya kalau gede gak cocok sama badannya.
Temen: *ngakak*
Rosy: (zzz, salah ngomong…)

Di suatu malam.
Rosy: kayaknya mesti naikin IP dulu deh.
Temen: naikin tinggi badan juga ya~
Rosy: *nyebur sungai*

Di suatu kuliah Patklin (Patologi Klinik).
Dosen: materi kita hari ini adalah tentang gangguan pertumbuhan.
Rosy: *jleb! What a nice lecture!*
Dosen: gangguan pertumbuhan adalah suatu keadaan dimana tidak mampu tercapainya ukuran normal karena berbagai faktor.
Temen-temen: *ngelirik saya semua*
Rosy: *nunduk, pasrah, diam*

Di suatu forum.
Temen: yak, kita perkenalkan kakak-kakak panitia Makrab. Buat maba, siapa tau ada yang minat catet namanya.
Dan, temen-temen dipanggil one by one. Jengjeng, giliran saya~~
Ketua makrab: Dari seksi Kesehatan, ada ka Rosylianti. Biasa dipanggil ka Ocy. Silahkan berdiri.
Rosy: *berdiri, senyum*
Ketua makrab: Ka Ocy, silahkan berdiri ka. Gak keliatan katanya.
Rosy: ini aku sudah berdiri *senyum pudar, muka datar*
Ketua makrab: ohh, sudah berdiri ya? ahahahaha

Di suatu sekolah, aku dan temenku ngantar undangan.
Temen: ruang TU dimana ya de?
Anak SMA: di atas ka, belok aja. Mau daftar adeknya yah? *menatap ke arah Rosy*
Rosy: GGGGRRRRRR!!!! *tatapan membunuh*

Sore hari.
*naik motor dibonceng adding*
Temen adekku: pacar?
Adek: *senyum*
Temen adekku: jadi, siapa?
Adek: ade ku~
Rosy: *ngambek ala sinetron*

Kemarin ketemu orang baik~
Di Banjarmasin, kala itu lalu lintas padat. Susah nyebrang.
10 menit kemudian, posisi gak berubah sedikit pun.
Tiba-tiba ada ibu-ibu, dia mulai nyebrang.
Entah kenapa ngeliat aku, kemudian balik gak jadi nyebrang.
Berjalan ke arahku, “gak brani nyebrang dek? Sini ikut ibu”
Waaa, baik banget sih si ibu. Makasih banyak yaaak~!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa NaCl 3% & Nutrisi Parenteral merupakan High-Alert Medications?

Hello, rekan sejawat farmasis Indonesia~ Semoga selalu semangat untuk belajar ya! * mendoakan diri sendiri hahaha *. Di malam minggu yang tengah diguyur hujan ini, saya ingin berbagi ilmu terkait 2 jenis dari sekian banyak obat yang digolongkan sebagai High-alert medications (berdasarkan ISMP – Institute for Safe Medications Practice), yaitu NaCl 3 % dan Sediaan Nutrisi Parenteral (atau sering disebut TPN, padahal belum tentu sediaan tersebut benar-benar sebagai nutrisi parenteral ‘total’, karena bisa jadi hanya sebagai nutrisi parenteral ‘parsial’). Jadi, mengapa NaCl 3% & Sediaan Nutrisi Parenteral merupakan bagian dari High-Alert Medications? Let’s find the answer!  Infus NaCl 3%   NaCl 3% adalah 3 gram NaCl dalam 1 L WFI, yang artinya 1 L mengandung Natrium 513 mEq/L dan Klorida 513 mEq/L. NaCl 3% diberikan pada kondisi hiponatremia. Dikutip dari Applied Therapeutics 10th Ed – Koda Kimble , 1/3 dari defisit natrium diberikan pada 12 jam pertama dengan kec...

Mengingat Kematian

Kemarin sekitar jam 4 sore, ada seorang pasien yang dibawa ke IGD, tetapi pada akhirnya pasien meninggal dunia. Ruang jenazah dibuka, pertanda siap menyambut keranda jenazah yang sebentar lagi akan didorong keluar dari lift. Ketika bekerja di Rumah Sakit, pemandangan ini bukanlah pemandangan asing. Tetapi kali ini ada perasaan lain yang memenuhi sistem limbik di otak. Pada saat itu jam 4 sore, adzan ashar dikumadangkan 1 jam yang lalu. Entah kenapa hatiku terus bergumam sendiri, sambil melangkah pelan menjauh dari ruang jenazah. Apa jadinya jika ketika maut datang, lantas belum sempat sholat ashar, sedangkan Allah sudah memberikan sekitar 1 jam setelah adzan sebelum maut menjemput Kalau nanti ditanyakan mengapa belum sempat sholat, harus jawab apa… Everyone wants a happy ending, and me either Please guide me to get that happy ending, ya Allah Teringat akan sebuah hadits yang sudah sering nampak di timeline. Abu Hurairah RA meriwayatkan, “Rasulullah SAW bersabda, “ ...

Buang Obat dengan Baik dan Benar

Hai, pembaca dimana pun anda berada. Pada tulisan kali ini seorang apoteker yang sedang duduk di sudut kota bandung ingin berbagi ilmu tentang kapan dan bagaimana caranya membuang obat dengan baik dan benar. Langsung aja ya. Kapan obat harus dibuang? Obat yang harus dibuang adalah obat yang telah melewati tanggal kadaluwarsa, telah dibuka dalam waktu yang meleihi BUD ( beyond use date ) dan obat rusak. Masing-masing obat memiliki standar persentase dari kadar yang tertera pada etiket/label. Standar ini telah diatur pada masing-masing monografi obat dalam Farmakope Indonesia. Obat yang telah kadaluwarsa akan memiliki kadar yang tidak memenuhi standar monografinya, sehingga akan memerikan efek yang tidak optimal. Lantas, obat kadaluwarsa tetap tidak boleh diminum karena industri farmasi sudah tidak bertanggung jawab terhadap kualitas obat. BUD adalah batas waktu penggunaan produk obat setelah diracik/disiapkan atau setelah kemasan primernya dibuka/dirusak. BUD untuk oba...