Langsung ke konten utama

Kemana Saya 12 Tahun yang Lalu?

Biasanya jam 12 siang akan ada kuis tebak gambar dari LINE ngguran, tiap jam 12 bersama Syahrul dan Ghea selalu ikutan kuis ini tapi gagal T____T
Suatu hari, kuis tebak gambar udah gak nongol lagi, yang nongol malah drama mini berjudul 'Ada Apa dengan Cinta'. Saya jadi gak sengaja nonton karena saya pikir kuisnya sudah berubah bentuk jadi tebak video.
Kemudian orang-orang pada heboh membicarakan drama ini. Drama ini merupakan jawaban dari film 'Ada Apa dengan Cinta' a.k.a AADC yang tayang 12 tahun silam (katanya).  

Suatu malam, di tengah-tengah belajar materi Rumah Sakit, Syahrul nanya, "Cy, kamu tau gak kenapa Rangga gak menghubungi Cinta selama 12 tahun?"
Kemudian saya bingung. Apanya? Cinta... Rangga... siapa. Tiba-tiba ingat video dari LINE. Ooooh I see.
Saya pun menjawab, "Aku gak tau rul. Aku bahkan baru tau kalau itu jawaban dari suatu sinetron yang tayang 12 tahun yang lalu."
Syahrul tertawa dan berkata, "hellooooo kemana aja kamu 12 tahun yang lalu? kamu gak tau AADC? dan itu bukan sinetron kali, itu film! kenapa hayoo? karena Rangga ngelurusin rambut dulu~"

Kemarin Wulan mampir ke kamarku. Dia bercerita tentang teman sekolahnya yang disukainya. Dan akhirnya, nyerempet ke AADC karena ceritanya memang tentang anak sekolahan yang jatuh cinta. Saya merespon dengan jujur, kurang tahu bagaimana cerita film itu. sama seperti syahrul, wulan menanyakan, "helloooo, kamu kemana aja Cy 12 tahun yang lalu?"

karena sudah ada 2 orang yang bertanya, berikut akan saya jawab, kemana saya 12 tahun yang lalu.

Sekarang saya berusia 22 tahun, 12 tahun yang lalu saya berusia 10 tahun. Usia segitu, kayaknya saya masih SD deh. Umur segitu saya belum tertarik dengan hal bertema cinta.

12 tahun yang lalu, setiap hari minggu saya bangun pagi tanpa rasa malas, karena akan ada kartun dari pagi sampai siang. Sorenya main futsal. Malemnya sholat magrib di Mushola deket rumah, karena pengen main petakumpet di jeda maghrib dan isya. habis sholat isya pulang ke rumah. Kadang diomelin karena Mama sebenernya tau niat utama sholat jamaah adalah biar bisa main sama temen. Astaghfirullah banget lah.

12 tahun yang lalu pertama kalinya dapat surat cinta. saya lupa asal sekolah cowok itu darimana, tapi yang jelas bukan dari SD saya. Karena takut dimarahin ortu, suratnya dibuang jauh-jauh dari rumah. tapi aah sialnya ada yang nemuin dalam keadaan masih utuh dan masih bisa dibaca, trus suratnya ditempel di pagar tetanggaku. Sampai saya sekolah di SMP pun dia tetep ngirimin surat, mungkin karena sekarang sekolahnya jadi lebih deket, sekolahnya berada di sebelah sekolah saya. Saya gak bales karena ngerasa tulisan saya jelek dan udah nitip pesan juga sama temennya bahwa saya gak mau. it's too young to fall in love, dude~

12 tahun yang lalu saya suka baca majalah Bobo, ikutan kuis-kuisnya. mungkin saya gak tau AADC karena gak pernah dimuat di majalah Bobo kali yaa. Saya giat menyisihkan uang jajan demi majalah ini. Ahh bahagia itu sederhana.

12 tahun yang lalu saya gak tau bahasa inggris. SD saya tidak mengajarkan bahasa inggris, kebanyakan pelajaran tambahan yang diberikan bertema Islam. Pas masuk SMP, guru bahasa Inggris saya marah-marah karena saya gak tau apa-apa. Masih ingat bagaimana beliau memarahi saya. Tapi Alhamdulillah, saya bersyukur.

12 tahun yang lalu merengek-rengek minta dianterin ke pesantren, karena mendengar cerita indahnya belajar di Pesantren Al-Zaitun. Tapi orang tua gak mengizinkan karena terlalu jauh dan biayanya saat itu bagi ortu masih terlalu mahal.

12 tahun yang lalu, adek bungsu belum lahir. Jadi masih 2 bersaudara, saya dan Riduan. Bahkan saat itu mama mikirnya 2 anak udah cukup dan gak niat nambah lagi. eh pas saya SMA, Alhamdulillah dikasih adek lagi. Jadilah sekarang saya sebagai anak pertama dari 3 bersaudara.

12 tahun yang lalu, saya masih lebih tinggi daripada adek saya.

12 tahun yang lalu saya masih imut. Tapi dulu saya cengeng. Wkwk. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa NaCl 3% & Nutrisi Parenteral merupakan High-Alert Medications?

Hello, rekan sejawat farmasis Indonesia~ Semoga selalu semangat untuk belajar ya! * mendoakan diri sendiri hahaha *. Di malam minggu yang tengah diguyur hujan ini, saya ingin berbagi ilmu terkait 2 jenis dari sekian banyak obat yang digolongkan sebagai High-alert medications (berdasarkan ISMP – Institute for Safe Medications Practice), yaitu NaCl 3 % dan Sediaan Nutrisi Parenteral (atau sering disebut TPN, padahal belum tentu sediaan tersebut benar-benar sebagai nutrisi parenteral ‘total’, karena bisa jadi hanya sebagai nutrisi parenteral ‘parsial’). Jadi, mengapa NaCl 3% & Sediaan Nutrisi Parenteral merupakan bagian dari High-Alert Medications? Let’s find the answer!  Infus NaCl 3%   NaCl 3% adalah 3 gram NaCl dalam 1 L WFI, yang artinya 1 L mengandung Natrium 513 mEq/L dan Klorida 513 mEq/L. NaCl 3% diberikan pada kondisi hiponatremia. Dikutip dari Applied Therapeutics 10th Ed – Koda Kimble , 1/3 dari defisit natrium diberikan pada 12 jam pertama dengan kec...

Mengingat Kematian

Kemarin sekitar jam 4 sore, ada seorang pasien yang dibawa ke IGD, tetapi pada akhirnya pasien meninggal dunia. Ruang jenazah dibuka, pertanda siap menyambut keranda jenazah yang sebentar lagi akan didorong keluar dari lift. Ketika bekerja di Rumah Sakit, pemandangan ini bukanlah pemandangan asing. Tetapi kali ini ada perasaan lain yang memenuhi sistem limbik di otak. Pada saat itu jam 4 sore, adzan ashar dikumadangkan 1 jam yang lalu. Entah kenapa hatiku terus bergumam sendiri, sambil melangkah pelan menjauh dari ruang jenazah. Apa jadinya jika ketika maut datang, lantas belum sempat sholat ashar, sedangkan Allah sudah memberikan sekitar 1 jam setelah adzan sebelum maut menjemput Kalau nanti ditanyakan mengapa belum sempat sholat, harus jawab apa… Everyone wants a happy ending, and me either Please guide me to get that happy ending, ya Allah Teringat akan sebuah hadits yang sudah sering nampak di timeline. Abu Hurairah RA meriwayatkan, “Rasulullah SAW bersabda, “ ...

Buang Obat dengan Baik dan Benar

Hai, pembaca dimana pun anda berada. Pada tulisan kali ini seorang apoteker yang sedang duduk di sudut kota bandung ingin berbagi ilmu tentang kapan dan bagaimana caranya membuang obat dengan baik dan benar. Langsung aja ya. Kapan obat harus dibuang? Obat yang harus dibuang adalah obat yang telah melewati tanggal kadaluwarsa, telah dibuka dalam waktu yang meleihi BUD ( beyond use date ) dan obat rusak. Masing-masing obat memiliki standar persentase dari kadar yang tertera pada etiket/label. Standar ini telah diatur pada masing-masing monografi obat dalam Farmakope Indonesia. Obat yang telah kadaluwarsa akan memiliki kadar yang tidak memenuhi standar monografinya, sehingga akan memerikan efek yang tidak optimal. Lantas, obat kadaluwarsa tetap tidak boleh diminum karena industri farmasi sudah tidak bertanggung jawab terhadap kualitas obat. BUD adalah batas waktu penggunaan produk obat setelah diracik/disiapkan atau setelah kemasan primernya dibuka/dirusak. BUD untuk oba...